Kamu, para sahabat yang mati muda
Kamu tidak pergi sia-sia
Kamu baru saja membangunkan kami yang tersisa
Sesaat kalian pergi, kami terjaga
Saat kami mawas diri,
kalian menyertai kami berjalan dari kejauhan
membuat kami menantikan senja
Orang-orang yang tidak menantikan kematian,
hanyalah mereka-mereka, para budak kehidupan
Yang terus menerus berlari
dikejar oleh malam, dikejar oleh pagi
dikejar nafsu mereka sendiri
yang bertarung untuk menjadi tontonan
tontonan keakuan mereka sendiri
Kamu, kami semua
akan berpelukan di keheningan antah berantah
Kamu tidak pergi sia-sia